Pelatihan Revit - Koneksi Struktur Baja Revit (Part 6 - Platform Beams)

 

01. Clip Angle


Dua balok atau kolom dengan balok dikoneksikan dengan 1 atau 2 besi siku / angle. Besi siku dapat dilas atau dibaut kemasing-masing balok.


Profil baja yang cocok : Profil apa saja
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok untuk dihubungkan.
Options : Joint design, copes, slotted holes, shim plates



02. Clip Angle - Skewed



Dua balok atau kolom dikoneksikan dengan 1 atau 2 balok yang ditekuk. Balok tekuk dapat dilas atau dibaut ke masing-masing objek yang akan dikoneksikan. Koneksi ini digunakan untuk situasi dimana balok yang akan dikoneksikan berada pada posisi miring atau sloped terhadap balok atau kolom pertama. 


Profil baja yang cocok : Profil apa saja
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok untuk dihubungkan.
Options : Joint design, copes, slotted holes, shim plates


03. Double Side Clip Angle



Dua balok dikoneksikan ke balok atau kolom pertama dengan menggunakan 1 atau dua siku/angle masing-masingnya. Angle atau siku dapat dilas atau dibaut kemasing-masing balok. 

Profil baja yang cocok : Profil apa saja
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok yang memotong balok pertama, 3. Balok yang memotong balok pertama.
Options : Joint design, copes, slotted holes, shim plates

04. Double Side End Plate with Safety Bolt



Dua balok dikoneksikan ke balok lantai atau ke kolom menggunakan end plate. End plate dilas ke balok koneksi dan dibaut ke balok lantai atau ke kolom. 


Profil baja yang cocok : Profil apa saja, umumnya profil I, Kanal C atau Channel
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok yang memotong balok pertama, 3. Balok yang memotong balok pertama.
Options : Joint design, various stiffeners


05. Extended Moment End Plate



Dua balok dikoneksikan dengan menggunakan end plate yang dibaut ke balok pertama atau kekolom dan dilas ke balok kedua

Profil baja yang cocok : 
Kolom atau balok pertama = Profil apa saja umumnya profil I, 
Balok kedua = profil apa saja (kecuali profil bulat atau pipa), umumnya profil I
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok untuk dihubungkan.
Options : Cap plate, various stiffeners, reinforcing plates, shim plates, galvanizing holes, punch marks

06. Moment Connection Beam to Beam


Koneksi momen ditempatkan diantara dua balok dengan cara dilas


Profil baja yang cocok :
Balok pertama = Profil apa saja, umumnya profil I, hollow kotak, double channel, star angle
Balok kedua = Profil I, double channel, channel, siku/angle, T, hollow kotak
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok untuk dihubungkan.
Options : Weld preparations, backing bar


07. Moment End Plate



Dua balok dikoneksikan dengan sebuah end plate yang dibaut ke balok atau kolom pertama dan dilas ke balok kedua


Profil baja yang cocok : 
Balok pertama = Profil apa saja, umumnya profil I, Channel,
Balok kedua = Profil apa saja (kecuali profil bulat atau pipa), umumnya profil I, Channel atau kanal C
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok untuk dihubungkan
Options : Joint design, various stiffeners, reinforcing plates, shim plates, galvanizing holes, punch marks


08. Platform Plate



Sebuah balok dikoneksikan ke balok lainnya dengan dua end plates. Tiap end plate dilas ke balok. Kedua buah end plate dibaut bersama

Profil baja yang cocok : Profil apa saja, umumnya profil I, Kanal C
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok untuk dihubungkan
Options : Various stiffeners, reinforcing plates, galvanizing holes, punch marks, slotted holes

09. Platform T



Sebuah balok dikoneksikan ke balok yang lain dengan menggunakan end plate dan profil T. End plate dilas ke balok dan profil T dilas ke balok lainnya. End plate dan profil T dibaut bersama.


Profil baja yang cocok : Profil apa saja, umumnya profil I, Kanal C
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok untuk dihubungkan
Options : Various stiffeners, reinforcing plates, galvanizing holes, punch marks, slotted holes


10. Shear Plate



Plat baja single dilas ke balok pertama dan dibaut ke balok kedua. Koneksi ini digunakan untuk menyambungkan dua balok lantai atau salah satu kolom dengan sebuah balok lantai.

Profil baja yang cocok : profil apa saja
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok
Options : Joint design, copes, various stiffeners, additional plates, punch marks

11. Shear Splice Plate



Sebuah stiffener terbentuk dan dilas ke balok pertama serta splice plate menghubungkan stiffener ke balok kedua menggunakan baut.

Profil baja yang cocok :
Balok pertama = Profil I lurus atau melengkung, Channel, Tube, Hss, profil las atau compound
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok untuk dihubungkan
Options : Additional stiffener, punch marks, shim plates

12. Shear Side End Plate



Sebuah balok dikoneksikan ke sebuah balok lantai atau ke kolom menggunakan sebuah plat yang dilas ke balok dan dibaut ke balok lantai atau kolom. Balok dapat diposisikan miring, skewed, rotated, atau lengkung


Profil baja yang cocok : Profil apa saja, umumnya profil I, Kanal C
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok untuk dihubungkan
Options : Joint design, various stiffeners, copes


13. Through Plate



Sebuah plat menembus lubang di balok atau kolom pertama dan terkoneksikan ke dua balok lainnya menggunakan baut. Plat dilas ke balok pertama.

Profil baja yang cocok : 
Balok pertama = Profil hollow 
Balok lainnya = Profil apa saja, umumnya profil I
Urutan seleksi objek : 1. Balok, 2. Balok (berpotongan dengan balok pertama), 3. Balok (berpotongan dengan balok pertama)
Options : Joint design, copes, shim plates, slotted holes